Aku manusia adalah suatu pribadi yang berwatak,berbakat dan berkehendak.Aku manusia menyatakan diri dalam kehendak dan perbuatan.Kehendak itulah tandanya kalau AKU ITU HIDUP.Kehendak adalah saluran daya cipta manusia unutk melakukan aktifitasnya. Kehendak adalah saluran yang berpangkal dari kesadaran dan akalbudi. Karena itu dari kehendaknya maka aku manusia dapat dimengerti. Kehendak adalah saluran aku manusia untuk memperistiwakan [...]
Arsip untuk ‘Sandhi Kehidupan’ Kategori
AKU
Diposkan dalam Sandhi Kehidupan pada Agustus 30, 2008 | Leave a Comment »
POHON
Diposkan dalam Sandhi Kehidupan pada Agustus 30, 2008 | Leave a Comment »
Tiap pohon yang sudah dewasa pasti akan berbunga dan berbuah.Ada kalanya bunganya itu berbau semerbak sampai mencapai jarak yang jauh tetapi bisa juga bunga itu tidak terlalu berbau.Berbau tidaknya suatu bunga adalah alami. Buah dari sebuah pohon tumbuh alami juga artinya dengan kewajaran.Buah yang lezat harus wajar kelezatannya dan akan tetap lezat kalau dirasakan oleh [...]
SUNGAI
Diposkan dalam Sandhi Kehidupan pada Agustus 30, 2008 | Leave a Comment »
Setiap sungai mengalir melewati kerendahan alam sekitar.Karenanya sungai bisa menampung tiap-tiap aliran mata air.Melalui jalan kerendahan tiap sungai membawakan diri ke dalam masyarakat.Sungai yang mempunyai kegunaan bagi masyarakat adalah SUNGAI YANG HIDUP,SUNGAI YANG MENGALIR.SUNGAI MATI TIDAK ADA GUNANYA.Walaupun sungai mampu menampung semua aliran dan menjadi tempat pembuangan kotoran tetapi sungai tidak pernah menuntut ganti jasa.Sungai [...]
PERNIKAHAN (MANUNGGAL)
Diposkan dalam Sandhi Kehidupan pada Agustus 29, 2008 | Leave a Comment »
Tiap pemuda dan pemudi yang normal pada suatu ketika dalam hidupnya akan mencapai masa kedewasaannya.Diluar norma yang ditentukan oleh hukum negara,seorang laki-laki dan perempuan itu telah dianggap mencapai kedewasaannya kalau mereka telah memiliki :
kemampuan untuk mengekang kehendak dalam totokromo hidup bermasyarakat.
kemampuan unutk mempertimbangkan dan mengambil keputusan hidup,
kemampaun untuk menghadapi realita hidup dengan [...]